2 Langkah Mudah untuk Kembalikan Website yang Dideface atau Diretas

Semakin canggih teknologi internet seperti sekarang, semakin banyak pula orang-orang yang ingin mencoba eksis atau juga ingin hanya sekadar menguji tingkat sekuritas sebuah website atau biasa dikenal dengan istilah hacker atau peretas dari pokerpelangi.

Peretas sendiri juga dibagi dalam beberapa kategori, mulai dari black hat atau jenis hacker yang tujuannya merusak sistem dari dalam, white hat adalah kelompok peretas yang ‘baik,’ grey hat adalah percampuran antara black dan white, defacer, srcipt kiddies dan banyak lagi lainnya.

Hanya saja dalam bahasan kali ini bukan untuk mengulas masalah jenis-jenis hacker, melainkan mengenai cara mengembalikan tampilan website yang telah diretas dan kemudian dideface atau diganti tampilannya secara mudah dan cepat.

Bagi kebanyakan pemilik web, ketika websitenya terkena serangan peretas dan kemudian tampilannya berubah, maka akan memanggil orang yang berkompeten di bidangnya untuk mengembalikan dan memulihkan situs yang bersangkutan. Padahal jika serangan hanya sekadar penggantian tampilan dengan deface serta spoofing saja, kamu tidak perlu memanggil ahli IT atau sejenisnya, karena sebenarnya dapat kamu atasi sendiri permasalahan tersebut.

Bagaimana caranya? Simak berikut penjelasan singkatnya.

Sebelum melangkah ke cara mengatasi dan mengembalikan tampilan web seperti film layar kaca 21, maka perlu kamu ketahui terlebih dahulu kenapa sebuah situs dapat dengan mudah disusupi peretas.

  1. Memakai platform open source

Memakai platform open source

Tentunya dikarenakan platform web building yang digunakan atau CMS yang dipakai adalah bersifat open source, maka risiko dan kerentanan situs tersebut untuk dapat terkena serangan sangat tinggi. Oleh karenanya, disarankan agar memodifikasi script dari CMS yang kamu gunakan pada websitemu itu sebelum launching, termasuk template, konfigurasi database, directory permission, file permission dan sebagainya.

  1. Pemakaian plugin

Pemakaian plugin

Rata-rata seseorang ketika mulai menciptakan dan membangun sebuah website akan menggunakan plugin-plugin yang didapatkannya di internet. Memang ada plugin-plugin yang berbayar dan ada pula yang gratisan. Khususnya yang gratisan ini, ketika diterapkan pada sebuah website, maka menjadi satu hal yang cukup riskan karena banyak hole atau celah yang dapat dimasuki hacker. Untuk itu, sebelum menerapkan plugin dalam website, ada baiknya kamu untuk membaca review dan juga rating dari plugin yang bersangkutan.

  1. Tidak update source dan jarang maintenance

Tidak maintenance

Dikarenakan tidak pernah update CMS atau source terbaru serta melakukan maintenance terutama pada sisi sekuritasnya, maka hal itulah yang menyebabkan sebuah website dapat dengan mudah dimasuki dan dimodifikasi oleh peretas. Untuk itu, lakukan update dan maintenance secara berkala.

Cara untuk mengembalikan tampilan website yang sudah dideface dan dispoofing.

  1. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan masuk ke cPanel website dan memasukkan username serta password yang diberikan pihak penyedia hostingan kepadamu sebelumnya. Namun jika ternyata password telah diubah oleh hacker, maka kamu hanya perlu mereset password cPanelmu atau juga menghubungi pihak penyedia hostingan untuk memberikan kata sandi baru dan meresetnya.
  2. Setelah berhasil masuk, maka kamu harus masuk ke direktori yang bernama public_html yang mana terletak di folde File Manager atau Pengelola Data. Di tempat tersebut, periksa semua file-file php yang ada dan digunakan oleh website. Kemudian carilah file yang bernama index.html dan index.php, lalu buka keduanya serta periksa script yang terdapat di dalamnya. Jika ada yang aneh, maka sudah dapat dipastikan bahwa isi dalam script tersebut telah diubah oleh peretas.

Apabila kamu memiliki backup tentang script yang telah diubah oleh peretas, maka kamu tinggal menghapus yang ada di situs dan kemudian mengunggah file CMS dari platform yang kamu pakai. Setelah itu, refresh file managernya serta pada bagian halaman utama situs dan semuanya akan kembali normal kembali.