Cara Mengatur Desain Terbaik Untuk Website Pemula

Bagi orang yang sedang memulai membuat web maupun memiliki web yang belum berumur lama, tentu banyak hal yang harus diperhatikan dan menjadi fokus dalam mengembangkan web yang dimiliki. Hal yang sangat mendasar dan menjadi salah satu unsur utama adalah desain dari web itu sendiri. Meskipun konten juga sangat berpengaruh terhadap kualitas web, namun tak dapat dipungkiri bahwa desain juga menjadi hal utama yang akan diperhatikan oleh pengunjung.

Namun, desain yang digunakan untuk web lama berbeda dengan website pemula. Web yang sudah lama dan profesional tentunya memilliki desain yang sudah ideal dan hanya tinggal memperhatikan konsistensi konten saja. Namun, bagi pemula, tentu harus memikirkan setiap detail untuk penampilan desain. Jika desain sudah selesai, barulah terfokus pada konten yang akan diunggah.

Ada beberapa langkah yang bisa diikuti agar memiliki desain website yang cukup ideal bagi para pemula. Pertama adalah tentukan seperti apa sketsa yang akan dipakai dalam website. Sketsa tersebut terdiri atas dimana pilihan home berada, ada berapa side bar dan dimana letaknya, apa saja yang akan diisi pada side bar, berapa postingan yang akan ditampilkan pada satu halaman, dan yang lain sebagainya. Dalam membuat sketsa ini, ada baiknya bila tidak hanya membayangkan namun juga menggambar sketsa tersebut di atas kertas agar bisa memperkirakan seperti apa desain web yang akan digunakan nantinya.

Mengatur Desain Website

Kedua, jika sudah memiliki sketsa rencana seperti apa rupa web yang diinginkan nantinya, maka selanjutnya bisa memvisualisasikan gambaran sketsa yang telah dibuat ke dalam software pengolah gambar seperti corel Draw, photoshop, dan sejenisnya. Jika sudah memiliki desain yang real di dalam software pengolah gambar, maka tahap akhirnya adalah coding. Coding merupakan bagian terumit dari pengaturan website, karena ini berarti membuat website secara langsung memakai bahasa HTML. Dalam melakukan coding, hal yang harus diperhatikan adalah ketelitian dala menuliskan rumus untuk bahasa komputer.

Ketelitian ini diperlukan agar tidak mengalami salah penulisan baik kata maupun huruf. Mengalami kesalahan pada satu huruf saja sudah memiliki kemungkinan yang fatal. Tidak hanya huruf, namun simbol-simbol pembuka dan penutup perintah pun jangan sampai terlewatkan. Jika tidak ahli dalam menuliskan HTML, maka bisa meminta bantuan kepada orang yang memang ahli dalam pembuatan HTML. Namun, jika ingin menambah pengalaman dan pengetahuan, maka bisa menjalankannya sendiri maupun berkolaborasi dengan ahli IT. Dalam menuliskan bahasa HTML, perlu juga untuk memperhatikan penentuan angka jarak kolom satu dengan kolom lainnya.

Selain penentuan jarak antar kolom, besar dan kecilnya font juga tidak boleh disepelekan. Besar kecilnya font bisa disesuaikan dengan jenis konten yang akan ditulis, untuk judul tentu font nya lebih besar daripada isi, dan lain sebagainya. Selanjutnya adalah warna font pada konten. Warna font adalah salah satu unsur yang akan diperhatikan secara langsung oleh para pembaca, sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan jenis web yang dimiliki.

Walaupun masih pemula, bukan berarti desainnya memiliki level yang berada di bawah website senior. Dengan pengaturan yang tepat, bisa jadi website pemula justru lebih baik dan lebih efektif daripada website senior. Tentunya dengan memperhatikan beberapa hal di atas dan mengoptimalkan setiap detail yang dipilih, maka desain web pun akan menjadi berkualitas.